Seminar RSPO Perkebunan Kelapa Sawit

oleh -408 views

Pontianak, TURDA News-Perusahaan perkebunan kelapa sawit diharapkan untuk menerapkan praktek berkelanjutan di dalam seminar kelapa sawit di Pontianak mengambil tema memperkuat keberlanjutan rantai pasok kelapa sawit Indonesia.

Tiur Rumondang, Direktur RSPO untuk Indonesia, menjelaskan seminar RSPO di Pontianak bertujuan untuk membuka dialog secara transparan dengan stakeholder lokal tentang kegiatan praktek-praktek berkelanjutan yang telah berjalan dan diterapkan oleh pekebun. Seminar berlangsung pada 13 Maret 2018, di Hotel Golden Tulip Pontianak, dihadiri pemangku kepentingan industri kelapa sawit dalam negeri seperti perusahaan, perwakilan pemerintah, lembaga auditor, asosiasi, akademisi, peneliti, dan LSM. 

“Sebagai organisasi multistakeholder, kami terbuka dengan masukan dari para pemangku kepentingan sawit. Untuk itu, dirasakan perlu diskusi secara terbuka dan transparan untuk mendapat berbagai masukan yang positif dari para pemangku kepentingan terkait,” kata Tiur Rumondang.

Menurut Tiur Rumondang, dengan berbagai macam usulan tersebut dapat memperbaiki kekurangan dalam prinsip dan kriteria, terutama pada saat ini ketika RSPO sedang mereview Prinsip dan Kriterianya yang dilakukan setiap 5 tahun sekali.

Sebagai standar berkelanjutan, RSPO bertujuan memenuhi persyaratan pembangunan berkelanjutan dan menjawab tuntutan pasar global serta mendorong pelaku usaha perkebunan supaya dapat mencapai produksi yang sustainable. 

Tidak hanya itu, pelaku usaha sawit harus memenuhi kewajiban menerapkan Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO). Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 19/Permentan/OT.140/3/2011 tanggal 29 Maret 2011 menetapkan Pedoman Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Indonesian Sustainable Palm Oil/ISPO). 

Pedoman ini adalah kumpulan dari seluruh peraturan perundang-undangan mengenai industri perkelapasawitan di Indonesia, bersifat wajib dipatuhi oleh seluruh pelaku usaha perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

Seminar RSPO ini dihadiri pembicara oleh Ibu Maya Sari KASI Pembinaan Usaha Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Barat, Ibu Yunita Sidauruk Cargill Incorporated, Bapak Agus Sutomo Direktur Eksekutif Lin-KAr Borneo, Bapak Sutiyana Manager KUD Tani Subur Kalimantan Tengah yang telah mendapat sertifikat RSPO, dan Bapak Darmawan Praktisi Sustainability sekaligus sebagai Moderator dalam seminar. 

“Manfaat seminar ini diharapkan dapat memahami pentingnya keberlanjutan, persyaratan, tantangan dan manfaat sertifikasi” ujar Tiur.

Hal ini sejalan dengan tujuan seminar ini yang memberikan ruang berinteraksi para pelaku usaha perkebunan sawit Indonesia, lembaga sertifikasi dan pemangku kepentingan lainnya. Yang paling utama, kata Tiur Rumondang , ingin membuka pikiran dalam melaksanakan produksi kelapa sawit yang berkelanjutan yang menyeimbangkan aspek ekonomi dengan lingkungan dan sosial serta patuh kepada aturan hukum Indonesia. (Failani)

Tentang Penulis: turdadmin

Gambar Gravatar
Perkenalkan kami adalah pengelola website www.turdasukses.com sebuah situs berita dan informasi online seputar Kota Pontianak,media online independen yang update setiap hari serta telah dipantau oleh ribuan pengunjung setiap harinya.Pengunjung website ini adalah mayoritas warga Kalimantan Barat yang dapat mengakses Internet ditambah dengan warga seluruh Indonesia bahkan seluruh dunia yang akan dapat mengakses website. Hal ini sesuai dengan kenyataan bahwa akses internet adalah global dan tanpa batas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *