Pelayanan Capil Kerap Dikeluhkan, Bupati Wajo: Pecat Pegawai Nakal

oleh -249 views

TURDASUKSES.COM, Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru saat memantau pelayanan di Kantor Disdukcapil Kabupaten Wajo, Jl. Lontara, Kota Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (20/2/2018). – dikutip dari tribun st hamdana rahman/tribunwajo.com

Laporan Wartawan TribunWajo.com, St Hamdana Rahman pada 20 Februari 2018 silam.

Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru mengatakan akan memecat staf di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) jika ketahuan melakukan pelayanan tanpa prosedur yang telah ditetapkan.

Hal tersebut dikatakannya saat memantau pelayanan di Kantor Disdukcapil Kabupaten Wajo, Jl Lontara, Kota Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (20/2/2018).

“Kalau ada pegawai nakal, yang meminta warga bayar atau melakukan pungutan liar, saya akan pecat,” katanya di depan staf dan warga yang melakukan pengurusan administrasi kependudukan di kantor Disdukcapil.

Reaksi bupati itu disebabkan aduan masyarakat tentang pelayanan di kantor tersebut.
Sementara, Kepala Disdukcapil Kabupaten Wajo, Dahniar Gaffar mengatakan, antrean yang kerap membeludak disebabkan sempitnya ruang kantor dinas yang dipimpinnya tersebut.

“Tiap hari kami buka antrean hingga 300. Memang kelihatan membeludak hingga keluar kantor. Tapi kami dirikan tenda agar warga yang mengantre bisa nyaman. Ada juga ruang ibu menyusui hingga tempat bermain anak,” jelasnya.

Dahniar juga menyebut akan memberi sanksi pemecatan jika ada stafnya yang tidak menaati aturan.

“Banyak tudingan kalau di Capil bisa dibayar agar lancar, kalau itu benar ada, kami mau masyarakat menunjukan kami oknumnya, agar diberi sanksi,” katanya.(*)dikutip dari tribunwajo.com.

Tentang Penulis: turdadmin

Gambar Gravatar
Perkenalkan kami adalah pengelola website www.turdasukses.com sebuah situs berita dan informasi online seputar Kota Pontianak,media online independen yang update setiap hari serta telah dipantau oleh ribuan pengunjung setiap harinya.Pengunjung website ini adalah mayoritas warga Kalimantan Barat yang dapat mengakses Internet ditambah dengan warga seluruh Indonesia bahkan seluruh dunia yang akan dapat mengakses website. Hal ini sesuai dengan kenyataan bahwa akses internet adalah global dan tanpa batas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *